Bukan Ningrat

Posted on 1 Mei 2009. Filed under: Uncategorized |

aku muak sebenarnya

fahami tepianmu yang tak berujung

menyangkal setiap geliat yang datang

perutmu buncit

tapi masih saja kalah dengan kodok tepi jalan

jidatmu berkilau

namun masih saja kalah terang dari perut kunang-kunang

aku ragu…

setiap kali ku dongakkan kepalaku

selalu saja engkau beriak…

samar namun pasti

nyalimu semakin ciut dan kempis

berdirilah

lihatlah luasnya jengkalan cerita

yang tak terhitung dengan jarimu

engkau sebut dirimu ningrat ?

mengacalah sobat

duduk di pelataran rumahku saja tak pantas

apalagi harus hunus pedang berkarat

seharusnya engkau malu

pada diri yang semakin kurus kering

tawaku pecah

saksikan dirimu tergilas cerita lama

barangkali bukan yang terbaik

tapi lebih bijak adalah sebuah pilihan

menunduk malu dan merangkak

menjadi sebuah keharusan

siapa saja yang berteman ?

siapa saja yang berkawan ?

anjing di sebelahkupun terkekeh-kekeh

merasa melihat teman yang kesepian

perangaimu buyarkan semua

asa dan cita yang seharusnya sudah kau dapat

engkau bukanlah ningrat

seperti yang selalu engkau tunjukkan

aku malu…

haruskah kututup wajahku dengan tanganku?

agar seolah tak melihatmu

engkau bukanlah ningrat

tapi yang terbuang dari sekalian yang dipinggirkan

mencoba menemui impian

yang kelam karena engkau buat

sepertinya mimpimu sirna

jika lihat redup matamu

ataukah memang wajahmu sembab

hingga menutup kelopak matamu

nyalimu kecil…

sebesar kelereng mainan anak-anak

yang lebih pantas disentil dan dilempar

daripada dipertunjukkan

aku ikut malu

kala butir keringat perjuangan itu jatuh

engkau berharap lebih untuk meraihnya

seolah dirimu yang kunjung berjuang

penuhi roda-roda cerita kepada teman

aku malu…

saksikan dirimu yang polos

tanpa selembar kehormatan

mataku mengantuk

tak ada hiburan menarik darimu

karena dirimu

bukanlah seorang ningrat

seperti yang kau perbincangkan

kepada teman-teman

aku tambah mengantuk

melihat gerakmu yang kaku

tak ada irama dan ketulusan

apalagi sebuah keindahan dalam berjuang

aku muak

engkau bukan ningrat

tetapi seorang pembual murahan

Iklan

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

    Perihal

    @keluarga nongkrong @bimbingan belajar @ info sekolah @rest n rileks

    RSS

    Subscribe Via RSS

    • Subscribe with Bloglines
    • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
    • Subscribe in Google Reader
    • Add to My Yahoo!
    • Subscribe in NewsGator Online
    • The latest comments to all posts in RSS

    Meta

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: